Kamis, 28 April 2011

life is so precious

Genree: Romance  + Religi

Cast:    Cho KyuHyun             : Super Junior
            Lee SangMi                 : Yeoja KyuHyun “Citra”
Personel Super Junior : Boy Band

Authors: Lylo akka Lylo Eunjihae Jewelfish

~

@sukira
09:46

Kyuhyun POV

Entah apa yang menderaku sekarang,tapi intinya aku malas mengatakan apapun,aku lebih memilih untuk duduk di kursi yang nyaman sambil sibuk bermain PSP baruku..
Kali ini aku bermain GTA,di dalam permainan aku menjadi seorang laki-laki yang menjadi buronan polisi karna sering membunuh orang lain yang tak di kenal,mengencani wanita murahan dan mencuri kendaraan orang lain.. ku rasa permainan ini sungguh menantang ...

“kyuhyun~ah! ayolah,aku mohon kau mau menyapa para pendengar” ucap eunhyuk sambil berusaha merebut PSPku

“hyung~ah.. kau tahu kan,aku bukan pembawa acara yang baik..” tekanku sambil mencoba merebut PSPku kembali

“tapi kau berkerja di sini dengan bayaran,jadi bisakah kau menghargai orang yang berusaha keras mengundangmu kemari” apa yang di pikirkan namja ini,ia tak biasanya melakukan ini. baru kali ini aku merasa benci padanya.

Aku yang masih terus di ceramahi memilih untuk keluar dari ruang siaran,aku menemukan para fans berteriak saat aku keluar.wajah mereka mulai memerah karna terus berteriak.. dan aku,hanya terdiam sembari berpura-pura tak melihat mereka

Dddrrttt...
Ddrrrtttt....
Ddrrtttt....

“annyeong~!” sapa seseorang di sebrang telfon

“ne”

“oppa,kau bisa menemani aku?” ah..dia gadisku Lee SangMi,, kami menjalani hubungan diam-diam sejak lima bulan yang lalu..

“kemana?” tanyaku mencoba ramah

“ke gereja.. ku dengar kau sudah tak pernah pergi ke gereja lagi” aku bisa mendengar sangmi tangah menghela nafas yang dalam “aku tahu jika kau sibuk,tapi jangan lupakan tuhan.. bagaimanapun kau menjadi seperti ini berkat tuhan,pergilah bersamaku.. kau akan aman di sini” aigh~ mengapa sejak tadi aku di ceramahi terus,mengapa aku selalu salah.. apa mereka sengaja mengerjai aku? “oppa,kau masih di sana?”

“entahlah,aku hanya malas pergi hari ini” dengan cepat ibu jariku menekan tombol merah,baru kali ini aku berani melakukannya. Tapi sekarang aku benar-benar pusing,di tambah kejadian tadi siang

*****
@sonnies E.T
13:27

“kyuhyun~ ah!” panggil appa yang tengah terduduk di depan meja yang begitu besar.di depannya ada sebuah benda yang tak sampai 7 senti meter.. benda itu begitu berkilau dan terukir jelas nama appa dengan tinta emas.di bawahnya tertulis direktur utama. Ya,ayahku memang pemegang serta pengelola sah kantor ini.. “kau boleh duduk di sini” appa menyilahkanku untuk duduk di depannya..

Aku hanya menuruti perkataanya. Sekarang aku terududuk manis sambil menyicipi secangkir capucino hangat bersama appa.. “sebenarnya ada apa?” tannyaku serius

“kyuhyun~ah!” appa menepuk pundakku pelan “kau adalah anak appa yang di harapkan dapat meneruskan perusahaan ini.appa sudah terlalu tua untuk melanjutkan perusahaan ini untuk beberapa tahun ke depan.berhentilah bernyanyi dan lanjutkan perusahaan ini.. kau adalah satu-satunya anak laki-laki yang appa miliki,aku tak kan bisa memberi jabatan ini kepada kakakmu” ucap appa panjang lebar

“memangnya ada apa dengan ara? Dia begitu pintar mengurusi ini di banding aku” aku berusaha tetap mempertahankan pekerjaanku sebagai penyanyi

“apa yang akan di pikirkan oleh orang lain jika pemegang perusahaan ini,adalah seorang wanita? Terlebih saat ia memiliki anak,kakamu pasti terlalu repot untuk memikirkan ini semua” sahut appa sedikit membentakku “berhentilah bernyanyi dan teruskan perusahaan ini”

“appa~ ini tidak adil”

“kyuhyun ah!! kau berani melawan appa?” pandangan appa mulai memicih,wajahnya yang keriput makin terlihat keriput saat ia marah *sumpah sadis bener lu kyu~!!* 
“sejak dulu aku tak pernah mengijinkanmu untuk bernyanyi..dan sekarang kau mulai kurang ajar karna kau berteman bukan dengan orang yang bergolongan denganmu”

“appa~ hentikan!!” aku berteriak sembari memukul meja di depanku hingga benda-benda yang berada di meja hampir terjatuh “aku tak akan pernah berhenti bernyanyi sampai kapanpun,dan aku tak akan ingin menghentikannya meskipun kau melarangku” aku bangkit dari kursi dan berjalan menuju pintu “permisi direktur terhormatt~!” dengan cepat ku banting pintu di depannku.tanpa berpikir jika aku telah melukai hati orang tuaku

*******
“kyuhyun~ah!!,, kyuhyun~ah!! ayo bangun...” shindong hyung menepuk tubuhku begitu keras.mungkin menurutnya ia sedang menepuk pundakku,tapi bagiku,ia seperti tengah memukuliku.. “cepat bangun,apa kau mau menginap di sini?”

“apa acaranya sudah selesai?” tanyaku sambil terus mengucek kedua mataku

“sudah” shindong memeriksa arlojinya “eum..kira-kira dua puluh menit yang lalu”

“dimana hyung,yang lain?” tannyaku lagi

“ia menunggumu di mobil,ayo cepat..mereka sudah terlalu lelah” shindong menarik tanganku hingga lift,ia menekan angka 01.yang berati lantai dasar.. kami saling terdiam menunggu mesin bekerja

Ttiiingg...

Pintu lift di depanku terbuka,udara dinginnya malam sudah terasa meskipun aku belum menginjaki pintu keluar.. aku yang masih setengah sadar kembali di tuntun shindong menuju mobil.

Aku sampai di depan mobil dengan pintu penumpang yang terbuka.menunggu aku dan shindong hyung masuk ke dalamnya,aku menemukan eunhyuk hyung duduk di samping sopir.. aku memilih untuk duduk di kursi jok yang paling belakang,karna leeteuk hyung memilih duduk di jok bagian ke dua.sejak debut hingga hari ini,aku belum terbiasa jika harus bersama leeteuk hyung.dia bukan seseorang yang mudah untuk ku jadikan seorang teman,karna dia begitu cengeng dan lemah.. begitupun dengannya dia menganggap aku bukanlah seseorang yang mudah untuk di atur,tidak seperti hyungku yang lainnya.. tapi beginilah aku,seharusnya dia mau menerimaku apa adanya.

Mobil yang tengah ku kendarai berjalan mulus,mataku yang masih sayup menggodaku untuk kembali tertidur.aku rasa aku mulai lupa karna aku belum sempat berdo’a.aku benar benar berdosa hari ini... di dalam mimpiku,aku masih mendengar suara seorang gadis yang aku kenal,wajahnya begitu nyata sekarang,aku merasa ia tengah berbicara denganku. Lama kelamaan suaranya makin jelas dan aku ingat dengan kata-kata ini “aku tau jika kau sibuk,tapi jangan lupakan tuhan.. bagaimanapun kau menjadi seperti ini berkat tuhan,pergilah bersamaku.. kau akan aman di sini” aman? AMAN? Apa yang di maksud dengan kata aman?

Ccciiiittttt.....

Aku merasa kepalaku berputar,lama-kelamaan suara gadis itu makin keras,sampai aku tak kuat untuk mendengarnya lagi.aku memilih untuk bangkit sampai sebelum aku bangkit dengan sempurna,aku mendengar suara ledakan dari bawah mobil.ku rasa ban ini pecah.. supir yang mengemudikan mobil pun tak dapat menghindari mobil-mobil yang melintas berlawan arah,dan membuat mobil lainnya bertabrakan parah

Mobil yang tengah ku kendarai masih terus berputar-putar tanpa kendali. Aku merasa mungkin ini memang ajalku,mungkin ini memang akhir dari semuanya.. aku baru sadar sampai akhir ini tuhan sayang padaku,tapi apa balasanku.. aku tahu aku memang berdosa.mungkin dosaku sudah begitu melimpah hari ini.. “tuhan.. maafkan aku!!”

Bbrrruugghhh.....

Mobil ini berbalik.. atapnya terseret di aspal,membuat percikan api kecil sampai mobil ini akhirnya menabrak sebuah pohon besar.. badanku terpental ke pinggir jalan..sedangkan para hyungku beserta supirnya,terjebak di dalam mobil

Kkrraaasshh...

Aku merasa tulang-tulangku hancur,terlebih aku sulit bernafas,aku merasa ada sesuatu yang menembus dadaku,entah apa itu.. tapi ini sangat amat sakit.. bayangkanlah jika jantungmu tengah tertancap tombak,begitulah sakitnya.. “tuhan,jika ini kata terakhir yang akanku ucapkan.. aku mohon kau mau memaafkan segala dosa yang telah ku perbuat,dan aku ingin orang yang telah ku sakiti,mau memaafkan aku dan mau mendatangi upacara pemakamanku.tuhan..lindungilah orang-orang yang ku sayangi,,aku mohon jangan buat mereka menangis saat aku mati..tuhan,dengan hati yang dalam aku ingin menitip mereka”

semuanya terasa samar,lama kelamaan semuanya berubah gelap.. aku rasa inilah saatnya aku mengucapkan selamat tinggal untuk keluargaku,karirku,hyung-ku,fans ku, dan yang terpenting gadisku.. aku tetap mencintaimu sangmi~ah!!

********
@Seoul Hospital
05:12

Sangmi POV

bagai tersambar petir di pagi hari.mungkin kata-kata itu dapat mewakili perasaanku sekarang.. entah apa yang harus ku lakukan sekarang,aku yang masih mengenakan piama duduk di luar ruang ICU menunggu seseorang yang begitu penting di hatiku,sesekali aku pandangi kyuhyun lewat kaca yang berada di tengah pintu. Namja itu masih terbujur kaku di atas tempat tidur yang seadanya.dengan berbagai macam kabel semerawut yang sengaja di tempel oleh tim medis,di tambah botol infus yang menggantung di sebelahnya.aku melihatnya begitu rapuh,mungkin lebih dari itu.. sesekali ku memandang wajahnya,tak berhentinya airmata ini menetes deras.. eunhyuk yang ikut menemaniku,masih terduduk tenang dengan mengepalkan tangannya,aku rasa ia sama denganku,ia juga menghawatirkan kyuhyun juga leeteuk yang ikut terbaring dengan beberapa sobekan di kulitnya.ini adalah tekanan berat bagiku maupun bagi semua orang yang mengenal mereka..

“sangmi~ah! mengapa kau tak tidur?” tanya eunhyuk yang tiba-tiba berada di sampingku “tidurlah,biar aku yang menunggunya..” eunhyuk mengacak-acak rambutku pelan

“anni,aku ingin menunggunya di sini” aku tersenyum pada eunhyuk dengan air mata yang masih mengalir deras

“ia tak kan bisa sadar sekarang,perlu waktu lama untuk menyadarkannya” aku hanya bisa menghela nafas berat,bila mendengar kenyataanya.. “pergilah ke gereja dan do’akan dia.. bukankah usulku jauh lebih baik?”

“ne,kau benar oppa~!” aku tersenyum parau memandang eunhyuk.. “baiklah,aku akan kembali.setelah menenangkan diriku di gereja” aku berjalan meninggalkannya menuju tempat yang ingin ku datangi

******

Author’s POV

Eunhyuk kembali duduk di ruang tunggu.. setidaknya tak ada lagi suara tangisan di dekatnya,dengan ini ia berharap bisa tertidur pulas “dimana dia?” hampir eunhyuk bisa memejamkan matanya sebelum ayah kyuhyun menatap ke sekelilingnya mencari putra kesayangannya “di mana dia?”

“ah.. tenanglah ajussi.. ia berada di dalam,” jarinya menunjuk ke arah pintu di dekatnya

“tenang katamu? Bagaimana aku bisa tenang melihat anakku terkapar dengan infus di tangannya!!” ia hampir membuat jantung eunhyuk putus

“setidaknya,kau hanya membuang tenagamu.. lebih baik kita menunggu dan berdo’a” kali ini eunhyuk begitu dewasa *walaupun cuma di mata author.. daebak eunhyuk~!!*
Ayah kyuhyun masih tetap resah melihat anaknya tengah sekarat menunggu ajal.untungnya dokter yang menangani kyuhyun beberapa jam yang lalu datang..

“bagaimana ini? bagaimana keadaan anakku?” pria tua itu masih belum bisa menenangkan diri

“kurasa,peluangnya untuk hidup semakin tipis.aku butuh izinmu untuk membuka jalan nafas lewat tenggorokannya” jelas sang dokter

“tapi anakku,dia seorang penyanyi.aku ingat betul ia sangat menyukai pekerjaan ini” eunhyuk yang mendengar ucapan pria itu tercengang hampir tak percaya. Bagaimana tidak,berita kyuhyun yang tak di izinkan bernyanyi oleh ayahnya selalu menjadi gosip hangat setiap kali para member berbicara di dalam dorm.dan sekarang ia mendengar jelas bahwa ayah kyuhyun masih mempertahankan hobi anaknya.. kali ini eunhyuk hanya bisa menggelengkan kepalanya

“apa? apa ada sesuatu yang menyangkut di kepalamu sehingga otakmu tak dapat berkerja dengan baik?” sungguh bukan kalimat yang tak pantas untuk di ucapkan oleh dokter *setidaknya menurut author* “anakmu sekarang sedang sekarat,dan kau masih memikirkan hal itu?” hampir dokter yang tengah berhadapan dengan pria itu ingin menghajarnya,tapi tertahan dengan tangan seorang dokter yang lain.dokter itu berasal dari china,terlihat jelas dari matanya.wajahnya begitu lembut meskipun dia pria ( =_=”).

“biar kami mencoba memikirkan jalan lain,kami tak akan mengoprasi lewat tenggorokan.masih ada cara lain untuk menyebuhkannya” jawab sang dokter itu begitu terasa akurat di mata ayah kyuhyun.pria itu kembali lega bercampur was-was ketika sang dokter bersiap membawa alat bedah menuju ruangan kyuhyun

“tuhan...ku serahkan semuanya padamu” kata-kata itu terus mengiang di telinga eunhyuk yang mendengarnya.pria itu terus mengatakan hal yang sama hingga beberapa jam kedepan

~

Sang dokter keluar dari ruang bedah dengan berlumuran darah.spontan pria tua yang duduk di sebelah eunhyuk menghampiri dokter itu “bagai mana,apakah oprasi berhasil?”

Dokter yang tengah melepas sarung tangan karetnya hanya menggelengkan kepala dan tertunduk lemas.

“jadi anakku?”

“aku sudah berusaha,tapi tuhan berkehendak lain” ucap si dokter begitu jelas di telinga eunhyuk maupun pria yang berada di depannya.begitu mendengarnya,eunhyuk hanya termenung tanpa ada sesuatu yang tengah ia pikirkan

“tenanglah ajussi.tuhan pasti punya rencana melakukan ini semua” eunhyuk mengelus pundak pria yang sekarang berada di sampingnya

“bagaimana aku bisa tenang,harapanku.. hanya dia,anak laki-laki yang aku punya” tubuhnya terasa kaku sekarang,air matanya terus menggenangi wajah pria di samping eunhyuk.

eunhyuk pun begitu,tetes demi tetes air matanya keluar begitu saja.tubuhnya merinding bercampur kaku.nafasnya begitu berat seakan tak percaya dengan apa yang ia lihat dan ia dengar.jika seandainya ia sedang tidur sekarang,eunhyuk ingin cepat bangun dan akhiri mimpi buruk ini “selamat tinggal adikku” ucap eunhyuk di sela nafas dan tangisnya yang masih tak bisa di hentikan

~

gadis itu kembali,wajahnya tampak cerah.dengan membawa seikat bunga tulip di tangannya.pakaiannya berganti dengan pakaian yang nampak baru.tak ada raut kesedian di wajahnya,setidaknya ia belum mendengar kabar duka ini “oppa,dimana kyu? Apa keadaanya sudah membaik?” eunhyuk hanya menunduk “aku ingin berikan bunga ini padanya”

“buang saja bunga itu” eunhyuk masih menunduk dengan beberapa kali segukan

“apa?”

“namjamu tak akan mau menerimanya” eunhyuk menampakan wajahnya,wajah yang begitu lusuh dengan matanya yang bengkak dan memerah

“oppa~! apa maksudmu?” ucap sangmi begitu keras

“kyu sudah tiada,ia meninggalkan kita” eunhyuk terus menangis,tubuhnya bergetar dan terus terseguk

“oppa.. apa yang kau katakan? Kau pasti bohong kan” airmata sangmi mulai mengalir,polesan warna di wajahnya kini luntur tak bersisa “aku yakin kau bohong oppa~”

“untuk apa aku bohong? Apa gunanya aku membohongimu” bentak eunhyuk dengan emosinya “dia telah tiada..dia tiada” tubuh unhyuk kembali beergetar,di ikuti sangmi yanga airmatanya mulai membasahi pakaiannya

“dimana dia?”

“dia berada di ruangannya.ayahnya membiarkan teman-temannya melihat jadadnya untuk terakhir kalinya,sebelum di makamkan” tenaga eunhyuk telah terkuras habis,ia tak mampu berjalan lagi.terpaksa sangmi harus menuntun eunhyuk sampai ke ruangan kyuhyun

**

“biarkan aku di sini” eunhyuk duduk di ruang tunggu,dekat dengan kamar kyuhyun

“mengapa kau tak masuk bersamaku?” tanya sangmi sambil menuntun eunhyuk untuk duduk di tempat pilihannya

“entahlah,tapi aku belum mengiklaskan kepergiannya”

“ah,,aku mengerti oppa!!” sangmi menepuk pundak eunhyuk pelan “tunggu aku hingga aku keluar” sangmi memberinya sekaleng susu dingin,membiarkan eunhyuk meminumnya sambil menunggu

~

“annyeong oppa~” salam sangmi tanpa ada yang membalas.sangmi menghampiri kyuhyun.ia hanya memakai celana panjang pasien tanpa mengenakan baju.sangmi dapat melihat beberapa bekas luka yang telah terjahit,lukanya terlihat begitu dalam hingga perban yang tengah di pakai kyuhyun tak mampu menampung darah yang keluar dari letak jahitannya

“oppa,apakah kau masih merasakan sakit?” lagi-lagi ia tak menjawab. “dulu kau sangat membenci jika ada orang yang tak mendengarkan ceritamu” sangmi menunduk dengan airmata yang terus-menerus mengaliri pipinya “sekarang kau tak mendengarku,apakah aku boleh marah padamu?” kyuhyun tetap tak bergerak sama sekali “apa pantas kau di bilang tak adil?” tangan sangmi menyentuh tangan kiri kyuhyun,ia merasakan dingin saat memegang tangan kyuhyun,rasanya begitu kaku hingga sangmi tak dapat menggengam erat tangan kyuhyun

“dulu kau bilang,kau ingin menikahiku dan memiliki dua orang anak,kau bilang kau akan mengajarkan anak kita cara bermain game yang baik” sangmi tak lagi kuat untuk menahan emosinya,bibir bawahnya ia gigit hingga cairan darah segar keluar dari bibirnya “buktikan oppa~ buktikan jika kau ingin menikahi aku,, bangunlah oppa,kumohon!!” sangmi memeluk jasad kyuhyun sambil memukul dadanya “kau bilang kau akan terus mencintai aku,hingga aku mati,tapi semuanya bohong~ aku membencimu oppa” sangmi terus menerus memukul tubuh kyuhyun “kau sangat membenciku saat aku tak memanggilmu dengan sebutan oppa.dan sekarang aku mau kau bangun kyuhyun berengsek~!”

Tut.. tut... tut...

Remang-remang sangmi melihat sebuah alat yang terletak di atas meja kembali bekerja,sangmi terbangun dari tubuh kyuhyun,dan mencoba meraba detak jantung kyuhyun lewat tangannya. “oppa,detak jantungmu?” entah bagaimana,detaknya kembali normal,ia hanya bisa tercengang dengan apa yang ia lihat “oppa,apa ini artinya kau tak ingin meninggalkan aku?” kyuhyun masih terdiam,setidaknya detak jantungnya masih bekerja,perlahan sangmi mencium lambang salib yang sengaja di kalunginya “trimakasih tuhan”

Sangmi berlari ke luar ruangan,ia masih menemukan eunhyuk yang lusuh dengan sekaleng susu yang belum terbuka “oppa~” di panggilnya eunhyuk

“apakah kau sudah selesai menemuinya?” eunhyuk menghapus air mata yang masih menggenangi wajahnya “iklaskan ia pergi”

“ia takkan pergi~!” sangmi tersenyum simpul

“apa?”

“sebaiknya kau panggil dokter,cepatlah oppa~!” gadis itu mendorong eunhyuk.eunhyuk yang terpaksa berjalan compang-camping dengan baju yang begitu lusuh berusaha secepatnya menemui dokter

~

“oppa,aku yakin kau akan menepati janjimu!” kali ini sangmi tersenyum dan mengelus kepala kyuhyun “tenanglah,kau pasti bisa bertahan hidup” perlahan sangmi mengecup kening kyuhyun begitu lembut dan hangat

Ada seseorang yang menepuk pundak sangmi “apa yang kau lakukan di sini? Seharusnya kau tak boleh mendatangi ma..” dokter itu tercengang hampir tak percaya,ia melihat alat itu berkerja lagi “dia masih hidup?” sangmi hanya mengangguk “biar aku priksa,kau tunggu di luar” sangmi menuruti perintah dokter,ia bersama eunhyuk terus berdo’a demi kyuhyun.

3 jam kemudian

“dok.. bagaimana keadaannya?” kali ini eunhyuk yang lebih antusias

“tuhan memberkatinya,” sang donkter mengerti betul anak muda di depannya tak paham dengan ucapan yang telah ia keluarkan “maksudku,ia selamat”

Sangmi tak dapat menutupi raut bahagianya.ia hanya tersenyum dan bernafas lega.begitu juga dengan namja di sampingnya.ia bersujud di lantai dan mengucapkan rasa syukurnya

“tapi bukan berarti dia sudah membaik.sekarang ia dalam keadaan koma” pandangan mata sang dokter mengarah ke objek lain “kurasa ini akan berjalan lama”

Gadis itu hanya tersenyum parau.meski kyuhyun belum sepenuhnya membaik,setidaknya kyuhyun masih hidup dan masih memiliki peluang untuk sembuh..”ya aku yakin kyuhyun akan menepati janjinya~” ucap sangmi di dalam hati kecilnya “jadi,,apa aku bisa menjenguknya sekarang?” tanya sangmi pada dokter yang masih berada di depannya..

“tentu,tapi hanya satu orang saja” eunhyuk tersenyum,dan menyilahkan sangmi untuk menemui kyuhyun.

tanpa berkata apapun sangmi membuka ambang pintu di depannya begitu perlahan-lahan.dengan cepat matanya menemukan seorang namja yang tengah terbaring.kulitnya pucat,lebih pucat saat terakhir kali sangmi melihatnya.sangmi menarik kursi besi dan duduk di sampung ranjangnya.ia tetap terdiam memandangi kyuhyun,matanya yang bengkak karna terus menangis,kembali mengeluarkan airmata,dengan cepat wajahnya telah tergenangi air mata yang begitu deras “oppa,sekarang aku sedang menangis,dulu kau tak ingin aku menangis kan?” sangmi tersenyum membayangi saat ia bersama kyuhyun

~

Kyuhyun POV

Aku menemukannya,menemukan gadis itu menangis di pinggir sungai han,angin yang begitu kencang membuat rambut yang sengaja di gerai berkibas mengikuti arah angin.. wajahnya begitu terlihat rapuh,jadi aku memutuskan untuk mendekatinya..

“ternyata kau di sini? aku mencarimu sejak tadi” ucapku sedikit berbohong

“untuk apa kau mencari aku?” dengan pintarnya gadis di sampingku bisa menutupi kegalauannya,ia tersenyum kecil sambil memandang sungai han “apa yang kau butuhkan dari aku?”

“yang pertama,aku kan namjamu.apa aku tak boleh menemuimu? ” aku sengaja menjitak kepalanya “yang ke dua,aku tidak membutuhkan apapun,hanya saja kau terlihat begitu sedih,apa yang membuatmu begini? Cepat ceritakan”

“apa kau tak akan marah saat aku menceritakannya?”

“tergantung” aku tak lagi melihatnya,aku berpura-pura memandangi sungai yang begitu terombang ambing oleh kencangnya angin

“oppa~!!!” teriak yeoja di depanku memanja

“arra..arra~! cepat ceritakan”

“tadi siang,aku menemui manager lee,dia bilang aku tak boleh dekat dengamu dan menyuruhku memutuskan hubungan ini,oppa..aku takkan bisa mengakhiri ini” gadis di depanku kembali menangis

“beginilah aku,seharusnya kau mengerti posisiku” rautku berubah serius “aku bukanlah seseorang yang selalu bisa melindungimu,aku hanyalah budak.. seharusnya sejak awal kau memikirkan hal ini sebelum mencintai aku..”

Gadis di depanku berjalan lemas,dan aku hanya mengikutinya dari belakang “jadi kau ingin menuruti perkataan manager lee?” ia membalikan badannya dan membuatku berhenti mendadak,untuk beberapa detik aku terdiam “baiklah,aku mengerti”

Dengan gerakan cepat ku tarik tangannya,membuat tubuhnya jatuh ke pelukanku “aku tidak bilang hubungan ini berakhir kan?” aku tersenyum di balik  pundaknya

“kau serius?”
Perlahan ku lepas pelukannya “untuk apa aku berbohong,apa ada raut kebohongan di wajahku?”

“anni” ucap gadis di depanku begitu lemas

“cepat usap airmatamu,kau tahu? aku alergi dengan airmata,jangan menangis lagi!!” gadis di depanku hanya mengangguk pelan,tangannya menyibak airmata yang mengalir di pipinya “baiklah,hari ini kau ku traktir ice cream~!” ku tarik tangannya menuju kedai faforitku

~

Di sela ingatannya,sangmi menghembuskan nafas yang panjang. “aku ingat saat itu,kau bilang kau sangat alergi dengan airmata. kau juga bilang kau tak ingin aku menangis lagi,tapi kenapa sekarang kau yang menjadi penyebab tangisanku ini?” sangmi menunduk,mencoba menahan dirinya “bangunlah oppa,kau boleh memukulku” kepalanya terasa berat sekarang,mungkin karna ia lelah menangis sepanjang hari ini. perlahan kepalanya terbaring di pinggir ranjang kyuhyun.tangannya menggengam tangan kyuhyun yang masih terasa dingin

“aku akan menghukum diriku sendiri jika aku memukulmu” sangmi mendengar suara itu begitu jalas,kepalanya yang terbaing dengan gerakan cepat bangkit dan melihat kyuhyun lagi. Tapi kenyataannya kyuhyun masih terdiam sama seperti tadi,hanya saja sangmi melihat di wajah kyuhyun,ada aliran air di matanya yang masih terpejam.. alirannya sampai menyentuh bantal yang sedang ia baringi

“oppa,apa yang sedang kau pikirkan? Apakah ini tanda kau ingin segera sembuh?” kyuhyun tetap terdiam,hati sangmi begitu melirih.rasanya bagai hati ini lama kelamaan mulai mengempis.kepala sangmi kembali terbaring di tempatnya semula

“ku bilang jangan menangis kan,mengapa kau masih meneruskan?” kepala sangmi bangkit kembali,tapi kyuhyun tetap seperti itu,tetap terpejam seperti tadi

“oppa?” yang di panggil tak menyahut. “ah,mungkin karna aku sangat merindukanmu.. cepatlah sembuh oppa” sangmi mengelus kepala kyuhyun begitu lembut

~


Tiga bulan berlalu,aku maupun super junior masih sering menjenguk kyuhyun,menurut manajer lee jika kyuhyun urung sembuh dalam waktu tiga minggu.ia akan di keluarkan dari super junior.aku paham jika mereka tengah menggarap album ke duamereka.
berbagai fans maupun hyungnya selalu berdoa agar kyuhyun cepat sembuh, dan kembali menyusun proyek mereka.tapi apa daya,kyuhyun bagai jasad tanpa nyawa,yang hanya bisa tergantungkan dengan alat medis yang menempel di tubuhnya. Sebulan yang lalu,leeteuk oppa sudah di bolehkan untuk kembali bersama para member yang lain,tapi aku rasa kakinya belum sembuh secara sempurna,leeteuk oppa tetap  memaksa untuk mengikuti proyek film mereka..

Dan berakhir dengan hanya aku yang masih sempat menjenguk kyuhyun,keadaannya tak beda jauh dengan keadaan yang dulu.

Ku dorong pintu ruangannya,aku menemukan namja itu masih terbaring tak berdaya.luka yang dulu menyayat tubuhnya sekarang sudah tak terlihat lagi.

Ku tarik gardyn yang menutupi jendela,aku bisa menemukan sebuah tower yang berada di ujung pandanganku,aku sempat teringat saat di sana,disana tempat kyuhyun menyatakan cintanya padaku.

~

Aku berdiri di depan sebuah tower besar dengan lampu yang menghiasi badan tower “hief.. tempat ini sangat indah” ucapku

“tempat ini akan lebih indah jika bersama gadis berwajah indah” dengan cepat pandanganku mengarah ke sumber suara,aku menemukan kyuhyun dengan baju tebal yang terlihat mahal,lehernya di hiasi shal berwarna abu-abu dengan rambut blondenya

“kyuhyun oppa,untuk apa kau kemari?”

“ah,,aku tak boleh datang ya?” kyuhyun tertunduk “ya sudah,aku pulang”

“andwae~!” ku tarik tangan kirinya “temani aku!!” pintaku

Kyuhyun hanya tersenyum sambil mengikutiku menuju sebuah taman bermain,aku memilih duduk di sebuah ayunan dan kyuhyun duduk di sebelahnya “oppa~!”

“emm?”

“bukankah jadwalmu sangatlah padat?” tanyaku

“kenapa kau bicarakan ini lagi?” kyuhyun memandangku tajam

“aku tahu kau punya tujuan menemuiku sekarang,cepat katakan!!” ucapku sedikit membentak

“baiklah,” kyuhyun bangkit dan berdiri di depanku “jika setelah aku katakan ini,apa kau akan menjauhiku?”

“untuk apa aku menjauhimu,apakah aku setega itu padamu” ku pasang raut senyumku di depan kyuhyun “lalu,apa yang ingin kau katakan?”

Kyuhyun menarik tanganku,dengan cepat kyuhyun memelukku.tubuhnya yang lebih tinggi dariku membuat wajahku terpendam di dadanya “saranghaeyo”

“eh?”

“saranghaeyo lee sangmi.. aku tak ingin kehilanganmu.aku akan mencintaimu sampai kau maupun aku mati,aku tetap akan mencintaimu” kyuhyun mengelus kepalaku pelan,pelukannya yang hangat mengabaikan suasana malam yang begitu dingin

“naddo oppa~!” ku balas pelukannya,membuat pelukan ini semakin kuat

~

“oppa,aku yakin kau pasti akan mengingat kejadian itu” perlahan ku hampiri kyuhyun yang masih terbaring di ranjang rumah sakit.aku menemukan bunga yang cantik tanpa berbau yang sengaja di berikan fans untuk kyuhyun,bunga itu terlihat mengering.segera ku ganti dengan tiga kuntum bunga mawar merah yang masih segar

“oppa,kau suka wanginya?” aku tersenyum sambil menikmati suasana harum yang berasal dari mawar itu

“cepat buang bunga itu,aku membenci baunya” aku mendengar itu,mendengar suara kyuhyun.dengan cepat ku pandangi wajah kyuhyun,dan benar.namja itu sedang mengedipkan matanya sambil tersenyum “singkiran bunga itu”

“ah,ne~!” dengan cepat ku turuti perintah kyuhyun “sekarang bagaimana? apa masih tercium baunya” kyuhyun hanya menggeleng.

aku terduduk mais di samping ranjangnya “oppa,kau sudah sadar?”

“menurutmu?”

“kau cari mati ya?” ku jewer telinganya

“aakkhh,sangmi ah~!”kyuhyun menarik tanganku,dan mempatkan tanganku di dadanya
“kau tahu,aku sangat merindukanmu” matanya terpejam dengan senyuman yang begitu hangat

“naddo”

Dengan cepat kyuhyun memandangku sengit “tidak adakah kata-kata yang lebih panjang lagi untukku?”

“aish~! kau ini bawel sekali.. bagaimana bisa kau baru sadar dari koma,memiliki tenaga sebanyak ini untuk menceramahi aku!!” lidahku memelet

“kenapa? Kau pasti tak bisa seperti aku!! iya kan? Iya kan sangmi~ah? iya kan??” kyuhyun tertawa puas (=,=”)

*****

@sungai han
15:57

Author’s POV

Sangmi terus memandang awan yang bergerak begitu lamban,rambutnya yang sengaja di gerai melambai mengikuti terpaan angin yang datang.angmi terduduk menyendiri di sebuah batu besar di dekat sungai.sesekali sangmi menghirup nafas panjang dan menghembuskannya perlahan.

“ternyata benar kau di sini” ucap seorang namja dengan jas hitam cassualnya di lengkapi dengan kemeja dan dasi dengan warna senada

“oppa,apa yang kau lakukan di sini?”

“selalu pertanyaan yang sama,” kyuhyun mengacak-acak rambut sangmi pelan “aku datang untuk menemui gadisku”

Sangmi hanya tersenyum sambil menarik lengan baju kyuhyun,membuat kyuhyun ikut terduduk di sampingnya “temani aku” perlahan kepala sangmi tersandar di pundak kyuhyun.kyuhyun hanya terdiam dan hanya memandang ke objek di depannya

“sangmi~ah!”

“emm??”

“mengapa kau menunggu aku?” kyuhyun menarik nafas panjang

“maksudmu?” tanya sangmi yang masih nyaman bersandar di pundak kyuhyun

“mengapa kau menunggu aku saat aku koma?”

“ah,” ucap sangmi yang sepertinya mulai paham dengan pertanyaan kyuhyun “saat kau koma,aku yakin kau akan sembuh dan kembali bersamaku setidaknya aku selalu menggenggam jajimu”

“janji?”

“ye,” sangmi tersenyum

“mengapa kau percaya janjiku?”

“entahlah,hanya saja aku selalu percaya kau akan menepati janji itu” sangmi bangkit dari sandarannya,ia menemukan kyuhyun yang sepertinya sedang berusaha menutupi harunya. “oppa~!” sangmi menyentuh tengkuk kyuhyun,dengan gerakan cepat sangmi dapat memeluk erat tubuh kyuhyun

“sangmi~ah!”

“emm?”

“saat aku koma,aku menemukan seseorang yang memanggil namaku,ia memanggilku begitu lembut.entah suara itu dari mana asalnya,tapi aku menemukan sebuah cahaya kecil dan aku rasa suara itu berasal dari cahaya yang berada di depanku.jadi aku memilih untuk mendekati suara itu,lama kelamaan suara itu makin jelas di telingaku,dan aku terus mendekatinya lagi.lagi dan lagi.. dan aku menemukan seorang yeoja yang tengah tersenyum di hadapanku,yeoja itu gadisku”

Alis sangmi mengkerut “GADISMU!!!”

“ne,”

Sangmi melepas pelukan kyuhyun secara paksa “hey,sebenarnya aku gadismu yang ke berapa?”

“dasar yeoja babo!!” telunjuknya mendorong dahi sangmi “yeoja itu dirimu!!”

“Ahh...” sangmi tersenyum sambil menutupi mulutnya.tangannya ringan memukul punggung kyuhyun

“sangmi ah~!!”

“ye,” sangmi masih terus tersenyum

“mengapa kau tahu” pandangannya menatap sangmi penuh,matanya yang terkenal tajam,terus menatap sangmi

“tau apa?”

“sebelum kecelakaan,kau bilang aku akan aman berada di gereja” kyuhyun membayangi kejadian itu lagi,tanpa ada part yang terpotong di memorinya.semuanya terlihat jelas,bahkan kejadian itu terasa baru ia alami

“eh? Apa pernah aku katakan itu padamu?” sangmi menggaruk kepalanya

“dasar bodoh! sepertinya aku sedang berkencan dengan wanita lansia.” Ucap kyuhyun asal,dan seperti bisanya sangmi selalu jengkel di buatnya “mungkin aku salah mencari gadis”

“cih~! memang aku bodoh,salah sendiri kau pernah menyatakan cinta padaku?” bibir sangmi memicih ke arah kyuhyun “carilah gadis lain yang lebih seksi dan pintar” sarannya

“untuk apa aku mencari gadis macam itu? aku lebih mencintai gadis bodoh yang mau menungguku” pandangannya berpura-pura mengarah ke sungai

 “oppa~~!” lagi-lagi sangmi memeluk kyuhyun,dengan cepat kyuhyun mampu membalas pelukannya dengan lembut. Tangannya mendorong poni yang menutupi kening sangmi. Bibirnya begitu mudah menyentuh keningnya,sorot mata kyuhyun mengarah ke bawah,dengan gerakan seduktif,mudah untuk kyuhyun menjangkau bibir sangmi,lidahnya mulai bermain di dinding mulut sangmi.mereka terpejam sambil melayang bernostalgia di dunia semunya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar